Perkembangan Hubungan Steve dan Lyana

1175 Kata

"Mulutmu terlalu kotor, Sayang! Anne! Ambil serbet itu untuk Jacob!" Lyana mengawasi Jacob yang sedang sibuk menghabiskan puding dengan dibantu Anne. Malam ini mereka semua makan malam dengan diiringi banyak canda tawa. Kehadiran Lyana menghidupkan suasana. Bahkan, Anne yang biasanya bersikap kaku dan formal, menjadi orang yang mudah menanggapi gurauan-gurauan kecil dari Lyana. Steve menjadi pihak yang pasif saat ini. Dia memilih menjadi pengamat dan menilai keadaan dengan baik. Selama ini, Steve pikir dia telah menilai Lyana dengan baik. Dalam bayangannya, Lyana adalah wanita yang memiliki topeng kepura-puraan dan memiliki niat licik di setiap keadaan. Karena itulah Steve tak menyukai Lyana sejak awal pertemuan mereka. Wanita itu menarik kebencian Steve begitu saja. Kini, melihat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN