Kalang Kabut - 34

2237 Kata

"Ncess, Princeskuh yang cantek jelita. Kok lari-larian kek dikejar wawaw, Say?" Lastri yang melihat Bekti uring-uringan langsung melambaikan tangannya seperti biasa. "Emak!" begitu melihat Lastri, Bekti langsung menambah kecepatan larinya, lalu memeluk Lastri erat. "Emak, huwaaa ... Mak gawat banget, gawat!" "Wait, wait, tunggu dulu," Lastri melepas pelukan Bekti darinya, lalu memeriksa Bekti dari ujung rambut hingga kaki. "Apa yang gawat, Say? lu PMS again?" "Bukan, Mak." "Trus ... Wuaaa, idol kesukaan gua ada yang ngedate kah?" "Gak itu juga. Pokoknya gawat level tinggi ini, Mak." "Iye, yang gawat apaan? lu dijodohin ama Duda?" "Huwaaa! Mak, Bekti gak bisa ke kampus lagi. Bekti gak kuat Mak, Aaa, gimana ini?" "Wadoh, kok bisa gak kuat? Gak kuat kenawhay? Nces lagi lemah? adu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN