Kalang Kabut - 33

2750 Kata

Sesuai janji Bekti kepada ibunya. Hari ini Bekti berada disebuah pusat perbelanjaan. Dia duduk di cafe menunggu orang yang mau dikenalkan ibunya. Hampir sepuluh menit Bekti menunggu disana. Dia duduk dengan santai sambil membuka soal media, tertawa sendiri saat melihat video-video lucu. Jus mangga yang dia pesan sudah habis setengah gelas. Bekti memeriksa jam tangannya. Pukul tujuh lewat empat puluh menit. Dia menatap ke arah pintu, dan yang ditunggu belum kelihatan juga. "Weh, ngapain lu disini sendirian? gak ada temen ya mau makan malam? ya udah kalau gitu gua temenin deh," tiba- tiba Cahyo berdiri di samping Bekti. "Hah, yang lain yang ditunggu malah yang lain yang nongol," gumam Bekti sambil menggigit pipet jus mangganya. "Lu ngapain dimari, sana pergi. Gua gak perlu ditemenin ama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN