Bab. 20. Ara kangen Bunda

1016 Kata

“Pagi Cemara, sayang.” “Bunda? Selamat malam.” “Selamat pagi sayang.” “Disini malam Bunda. Jangan lupakan itu.” “Hahaha, iya-iya. Bunda lupa jika di Indonesia sudah malam.” Mendengus,“Bunda kapan pulangnya?” “Hei, anak Bunda sudah kangen nie?” “Tentu saja. Kalau tidak ada Bunda rasanya ada yang kurang.” “Kan ada Rey, Amalia sama Bik Sumi. Mereka masih menginap di rumah, kan?” “Masih, tapi rasanya kurang lengkap jika Bunda tidak ada.” “Uuuh, manis sekali anak Bunda ini. Pingin Bunda kantongin lalu dibawa kemana-mana.” “Jadi kapan Bunda pulangnya? Ini sudah hampir satu minggu, loh.” “Maaf sayang klien Bunda sedikit lebih cerewet. Jadi kemungkinan Bunda akan menginap seminggu lagi.” “Hah? Lalu Ara sama siapa dong dirumah?” “Minta teman-temanmu menginap seminggu lagi.” “Waduh. A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN