Akhirnya aku diperbolehkan pulang dari klinik. Kak Dewo yang ditugaskan menjemputku dan Devon di klinik. Di sepanjang perjalanan, Kak Dewo berulang kali menasehatiku dan Devon agar tidak lagi masuk ke dalam hutan apapun yang terjadi. Apalagi dengan kejadian yang menimpaku maupun menimpa Denada. Aku dan Devon hanya mengangguk patuh pada semua yang dikatakan Kak Dewo sambil menyetir itu. Tapi aku sendiri sudah bertekad akan kembali ke hutan malam ini. Sakit perutku sudah menghilang karena obat yang diberikan padaku. Tubuhku pun sudah kembali segar setelah tidur panjang di klinik. Singkatnya, kondisiku saat ini adalah kondisi terbaik yang kumiliki untuk kembali masuk ke hutan. Aku tahu aku sangat keras kepala karena aku berniat kembali ke hutan dalam kondisi baru keluar dari klinik sepert

