19. Ungkapan Cinta Bian

1109 Kata

Selesai sudah Fatwa memandikan Aurel dan menyuapinya. Tiba - tiba saja temannya datang menghampiri. "Fatwa, kamu belum sarapan kan? Sini biar Aurel aku yang ajak," saran Bian. "Iya, tapi kamu memangnya tidak berangkat kuliah?" tanya Fatwa. "Tidak apa, aku masuknya siang kok." Dengan senang hati Fatwa menyerahkan Aurel kepada Bian, untung saja Aurel langsung senang dan tidak menangis saat dalam gendongan Bian. "Buruan kamu makan, nanti keburu lapar loh. Ingat harus jaga diri baik- baik, kalau kamu sakit nanti tidak boleh dekat - dekat dengan Aurel loh," bujuk Bian. "Iya," jawab Fatwa senang ada yang memperhatikannya. Merawat Aurel seorang diri, Fatwa benar - benar merasa jadi ibu yang sempurna. Hanya saja 24 jam mengurus Aurel dia jadi begadang dan paginya masih mengantuk. Meskipun b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN