Acara ulang tahun pernikahan Dimas dan Fatwa dirayakan dengan mewah, jauh melebihi saat mereka menikah dulu. "Kenapa berlebihan begini?" tanya Fatwa kaget. "Untuk menebus, karena dulu saat kita menikah tidak dirayakan, " jawab Dimas. "Kan sedang dalam masa berkabung, kurang etis juga istri pertama baru meninggal, istri kedua masuk penjara. Nanti apa kata orang? Apalagi jika sampai ketahuan menikah karena menghamili duluan, " bisik Fatwa. Dimas meringis, sungguh malu dengan kelakuan dirinya yang sangat b***t itu. "Kak, kamu kenapa nyengir sendiri seperti orang gila begitu? " tanya Bian yang baru lewat. Dimas langsung memeluk Bian, betapa pernah dia melukai adiknya ini begitu dalam. Fatwa yang tahu pikiran suaminya hanya memalingkan wajah, tidak ingin merasa canggung diantara du

