Pagi-pagi sekali Adel sudah sibuk di dapur dan membuatkan bekal special untuk Raka. “Emm, tante piker siapa yang subuh-subuh sibuk di dapur,” goda Rani saat melihat Adel yang sibuk dengan spatula dan wajan. Adel menoleh ke arah tantenya dan tersenyum manis. “Aku ingin membawakan bekal untuk Raka,” seru Adel. “Manis sekali,” goda Rani. “Emm, dulu juga tante sering memasakkan masakan special untuk kekasih tante dulu.” “Benarkah?” seru Adel mulai menata masakannya ke dalam kotak bekal. “Jadi tren ini sudah ada sejak lama yah,” seru Adel. “Ya tentu. Bahkan kekasih tante selalu minta di masakain di banding makan di luar,” seru Rani. “Uhh betapa manisnya masa muda.” “Kalau begitu kenapa tidak mencoba lagi sekarang. Tante gak bosan sendirian terus,” seru Adel membuat Rani terkekeh. “Apa s

