Alea merentangkan tangannya untuk memeluk Irzan yang sebentar lagi akan pergi ke Jepang. Disambut dengan pelukan hangat Kakaknya itu dengan lembut. Bahkan Irzan hingga mengangkat tubuh kecil itu. "Bang Irzan jangan lupa kabarin Lea tiap hari ya. Telpon terus, Lea pasti bakal kangen sama Bang Irzan. Soalnya Lea belum pernah ditinggal lama-lama sama Abang," kata Alea. Irzan tersenyum, ia mendudukkan Alea di kursi tunggu. Kemudian ia berjongkok di hadapan adiknya itu. Mengusap pipi Alea dengan lembut penuh kasih sayang. "Lea itu harta paling indah yang Bang Irzan punya. Maafin Abang karena harus pindah, Abang janji bakal kabarin Lea tiap hari. Lea jaga diri baik-baik ya di sini. Abang juga pasti bakal kangen banget sama adik Abang yang gemesin ini," "Udah jangan nangis, princess Ayah Fai

