Keguguran

1307 Kata

Zaldi menatap Alea yang masih tertidur lelap di sampingnya. Sepertinya sangat nyaman. Rasanya ia tak tega untuk sekedar membangunkan istrinya agar segera menunaikan sholat shubuh berjamaah. "Aduh..." lirih Alea dan tentu saja membuat Zaldi mengernyit. Kenapa Alea mengaduh, pikirnya. "Sakit..." Zaldi panik seketika saat Alea memegangi perutnya, kemudian meringis. "Kenapa, Lea?" tanyanya khawatir. "Perut Lea sakit banget, Kak." Alea berusaha untuk duduk dan dibantu Zaldi. Zaldi membenarkan rambut Alea yang menghalangi wajah cantik istrinya. "Kak... Sakit banget..." lirih Alea lagi memegangi perutnya. Zaldi panik, ia tak tahu harus apa, karena sekarang mereka sudah ada di Korea. Sesuai keinginan Alea. Kepanikan yang ada semakin menjadi ketika Alea terisak-isak. "Sakit banget, Lea?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN