Irzan memeluk adiknya dengan lembut, kali ini ia pulang ke Indonesia untuk bertemu Alea. Rindu setelah tiga bulan tak bertemu, apalagi mendengar kabar jika Alea tengah hamil membuatnya senang bukan main. Tangan kanannya mengusap kepala Alea pelan-pelan. Rindu yang kian lama dipendam, terurai sudah oleh pelukan hangat ini. "Lea, gimana kabarnya?" tanya Irzan pelan. "Lea gak baik-baik aja, Bang." Irzan memejamkan matanya, ia tahu masalah yang sedang dihadapi Alea. Karena sebelum bertemu dengan adiknya ini, ia dan Atika sudah bertemu dengan Zaldi. Dan pria itu menceritakan tentang masalah yang kini mereka hadapi. "Tadi siang, Mamanya Zaldi bikin kamu sakit ya?" tanya Irzan pelan. Alea mengangguk. "Lea gak mau pisah sama Kak Zaldi. Tapi, Lea juga gak mau Kak Zaldi durhaka sama Mamanya."

