Jangan

1351 Kata

Zaldi membaringkan Alea dengan perlahan, ia menyimpan tas gadis itu ke sofa dan melepas kerudungnya. Memberi minyak angin pada kepala dan hidungnya. Tak tahu harus apalagi, Zaldi hanya diam memandangi. Pikirannya melayang, ia bingung harus bagaimana menghadapi masalah seperti ini. Baru saja hendak berbaring di samping Alea, suara bel berbunyi terus menerus. Segera ia bangkit untuk membuka pintu. Di sana ada Lolita, Jodi, dan juga Kinar. Zaldi menghela nafas, ia tahu tujuan Mamanya. Setelah mencium tangan kedua orang tuanya, ia ber-high five dengan Kinar. "Kemarin ada tawaran buat model promosi photografi baru, untuk bulan depan. Lo mau?" tanya Kinar tanpa basa-basi. "Atur aja. Jangan pertengahan bulan, gue gak bisa," jawab Zaldi seadanya. Kinar hanya mengangguk, sebenarnya ia tid

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN