Tak terasa lima bulan telah berlalu, dan ini adalah tepat enam bulan pernikahan Alea dan Zaldi. Dengan senyum manis yang mengembang di bibirnya, Alea duduk di kantin bersama dengan Siti dan Bella. Ketiganya duduk memutari meja bundar. Alea mencolek bahu Bella kemudian tertawa. "Cieee.. Yang mau nikah," katanya meledek. Siti hanya tertawa melihat itu. Ia mencolek balik Alea. "Cieee yang udah enam bulan pernikahan.." kini giliran tawaan Siti dan Bella yang terdengar. Setelah kejadian tempo hari yang membuat Alea mabuk, Bella benar-benar meminta maaf pada Alea dengan sungguh-sungguh. Dan Alea pun memaafkannya, semua sudah berlalu tak ada gunanya untuk mendendam. Lebih baik memaafkan agar damai dan tentram. Siti pun menjadi kepercayaan Zaldi untuk menjaga Alea. Dalam artian memberitahu

