Lolita menatap Zaldi yang baru saja masuk, atmosfer di keluarga ini sedang tidak baik. Zaldi yang melihat Mamanya ada di ruang tamu pun menghampiri dan mencium tangan Mamanya. "Mana istri kamu?" tanyanya. Zaldi menggeleng. Ia duduk di sebrang Mamanya seraya menyandarkan tubuhnya di sofa. "Punya istri tuh didik yang bener, Zal. Masa kabur-kaburan mulu." Zaldi menatap Mamanya tak percaya. Ia kembali menegakkan tubuhnya dan menghela nafas. "Dia kabur karena ucapan Mama. Zaldi nggak ngerti lagi sama arah pikiran Mama. Kan Mama yang mau Zaldi nikah sama Alea. Mama yang bilang buat jaga Lea, mengayomi dia. Zaldi udah jaga dia, Zaldi udah didik dia." "Terus apa hasilnya?" tanya Lolita menyela ucapan Zaldi. "Mama yang ngeruntuhin kekuatan Alea buat bertahan di sini. Setelah sebelumnya dia

