Hamil

1630 Kata

Harap-harap cemas menunggu di depan ruang ugd, hatinya terus berdo'a semoga Alea baik-baik saja. Sudah lebih dari dua puluh menit dokter belum selesai memeriksa membuat Zaldi semakin khawatir terjadi apa-apa pada Alea. "Zaldi! Ngapain kamu di sini?" Zaldi mendongak menatap Papanya yang sedang berdiri di samping. "Alea, Pa." alis Papanya bertaut karena bingung. "Kenapa Alea?" tanya Jodi. "Tadi dia sempet sesak nafas, terus sakit perut juga, mau ke kamar mandi malah kepeleset, pahanya berdarah. Zaldi khawatir," jawab Zaldi. "Oh gitu," "Zaldi khawatir, Pa.." Jodi menghela nafas, ia jadi ikut khawatir. "Papa bantu doa ya. Papa juga nitip salam buat Lea." Zaldi menatap Papanya dengan mata menyipit. "Alea istri aku, Pa," kata Zaldi pelan. Jodi tergelak sejenak. "Alea juga menantu P

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN