Tiga puluh dua

1829 Kata

Qiara melangkahkan kakinya menuju warung, di sana ia mendapati ayah dan ibunya sedang kewalahan melayani pelanggan meskipun sudah di bantu oleh seseorang. "Assalamu'alaikum ayah, ibu" sapa Qiara. "Wa'alaikumsalam nak, kamu sudah pulang ternyata. Ibu dan ayah sangat kewalahan, beruntung nak Revan mau membantu ayah dan ibu" jawab Sulastri. "Qia minta maaf ya bu, Qia juga tidak tau kalau masalahnya akan seperti ini. Nanti Qia ceritain kalau kita sudah tutup ya bu" ucap Qiara yang di jawab dengan anggukan oleh Sulastri. Mereka kembali melakukan aktivitas yang mereka lakukan sehari-hari, hingga tak terasa semua bakmie sudah habis terjual. Rasa lelah mulai menghampiri mereka, namun mereka segera menepisnya setelah melihat dagangan habis terjual bahkan ada yang tidak kebagian. Ada rasa bersal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN