Dua puluh delapan

1029 Kata

Tak mendapat jawaban meskipun sudah memberi kode, Rendra semakin pucat pasi karena mendapat tatapan tajam dari Adelia, tatapan yang dapat di artikan oleh Rendra, kalau Adelia sedang menunggu jawaban darinya. "Kenapa tidak di jawab? Atau mungkin kalian berbohong?" tebak Adelia. Kali ini Qiara memilih diam, ia juga ingin mendengar jawaban dari mulut Natan maupun Rendra, atau mungkin dari Dirgo. "Dia sudah pulang, maksudku Dirgo sudah mengantar dia pulang ke rumahnya" jawab Rendra. 'Astaga Rendra, kenapa langsung di jawab dengan jawaban konyol sih? Kamu nggak mikir apa, dengan jawaban kamu yang bodoh itu, pertanyaan demi pertanyaan akan mencekik kita, bahkan pertanyaan yang lebih sulit dari ini. Baru aja aku ingin menjawabnya, kamu sudah nyosor duluan' batin Natan yang semakin gelisah akan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN