Lima Puluh Sembilan

1785 Kata

Dua hari dirawat, ayah sudah boleh pulang. Alhamdulillah, gak ada sesuatu yang serius terjadi pada ayah. Aku dan Kafka kembali dalam mode dipingit. Sepakat untuk tidak saling menghubungi via chat apalagi telepon. Tapi aku tahu Kafka sering menghubungi bang Tegar dan sesekali w******p ayah. Aku sedang melihat - lihat ponsel ayah, membaca chat Kafka untuk ayah. Kafka : Assalamualaikum ayah, sudah sehat Yah? Saya : Waalaikumsalam. Sudah Kaf, alhamdulillah. Kafka : Ayah lagi mau makan apa? Kafka pesenin go food ya? Saya : Gak usah, trma kasih Kaf Kafka : Naya lagi ngapain Yah?  Saya : Lagi luluran biar putih Kaf, malu sama Kafka Kafka :  tolong bilangin Naya yah, jangan putih2 nanti Kafka pangling Saya : Pangling itu apa? Kafka : Bingung gitu yah, terpesona hehe. Jangan putih deh yah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN