“Kau memang, a thousand hundred percent anakku!” ucap Reinhard bangga dan mencium gemas pipi gembul anaknya. “Tentu saja, aku anakmu. See? Wajah kita sama, sayangnya aku perempuan!” kata Liza. “Mommy akan segera menikah dengan Daddy Wilbert, apa yang akan kau lakukan? Tidak usah menjawab untuk yang satu ini, pikirkan sendiri solusinya. Sekarang aku mau jalan-jalan dengan Paman Shem. Hanya sebentar, tidak lama.” “Setelah aku puas jalan-jalan, aku akan kembali menjemput Mommy dan pulang ke istananya bertemu dengan Daddy Wilbertku yang tampan dan baik, dia tidak suka menganiaya anak buahnya,” sindir Liza sambil melirik Reinhard. Dan segera melompat dari kursinya lalu menggandeng Reinhard yang kini wajahnya sudah memerah menahan malu dan emosi bercampur jadi satu. Saat mereka berada d

