Lala tengah mengaduk s**u hangatnya saat ponselnya berdenting. Made : La, lo berangkat sama siapa? Lala : Naik taksi. Masnya ada kunjungan ke cabang, jadi kasihan kalau muter nganterin gue dulu. Made : Yaudah, nanti gue jemput. Senyum Lala merekah. "Mas, Lala dijemput Made." Kata Lala saat melihat Ilham masuk ke dapur. "Wah, bagus kalau gitu. Mas lebih tenang kamu sama Made daripada naik taksi sendirian." "Tau nih, Made tumben baik. Kemarin aja nggak ada kabar seharian." "Kenapa?" Tanya Ilham penasaran. "Nggak tahu, kabar-kabarnya sih dia lagi dekat sama cewek." Jawab Lala. "Ha? Yang benar? Kirain dia nggak bakal bisa dekat sama cewek luar gara-gara bergaul sama teman-teman kamu." Lala tersenyum sambil mengangkat bahu. "Wina sih yang kelihatan paling nggak rela. Uda

