"Hebat banget lo, nggak ngasih kabar sama sekali sama kita." Kata Wina saat Elisa baru saja duduk di sebelahnya, Made dan Lala langsung ikut berkumpul di sekelilingnya. "Maaf... Maaf, aku kan jarang pegang Hp klo di rumah. Aku baru sampai tadi juga langsung buru- buru ke sini." Kata Elisa, ia memang memutuskan untuk ke kampus untuk mengikuti mata kuliah terakhir hari ini karena merasa sudah melewatkan banyak mata kuliah karena kepergian mendadaknya. "Terus gimana? Lo beneran mau di nikahin?" Tanya Lala. "Siapa yang bilang aku mau dinikahin?" Tanya Elisa. "Wina." Made dan Lala menjawab dengan kompak. Elisa menatap Wina yang mengangkat bahu. "Ya kalau nggak dinikahin, ngapain lo disuruh pulang mendadak, katanya mau ngomongin hubungan lo sama mas Alfian kan?" Wina mencari pembenaran. "T

