Chapter - 68

1646 Kata

Mobil yang membawa Alula dan anak-anak melaju tenang di jalanan desa yang sepi, pepohonan rindang di kanan-kiri jalan menciptakan suasana teduh. Sopir sesekali menengok lewat kaca spion, memastikan anak-anak masih duduk manis bersama ibunya di bangku belakang. Namun, ketenangan itu hanya sesaat. Tiba-tiba, sebuah mobil van berwarna hitam melaju dari arah berlawanan lalu berhenti melintang di tengah jalan, menghadang laju mobil Alula. Sopir mendadak menginjak rem keras, membuat Alisa dan Arkan terkejut dan mulai menangis karena guncangan. Pintu van terbuka kasar. Empat pria bertopeng turun cepat sambil berteriak keras menyuruh sopir keluar dari mobil. Satu orang menodongkan sesuatu seperti senjata ke arah kaca depan. Sopir berusaha melawan, tapi dihantam keras di kepala dan jatuh tak sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN