Setelah puas bermain dan berenang di pantai, tubuh anak-anak mulai lelah. Arga dan Alula mengajak mereka berganti pakaian yang telah disiapkan oleh Bik Asih, lalu mereka berjalan menyusuri jalur kayu kecil menuju restoran terbuka yang berada di tepi pantai, milik resort. Restoran itu menyajikan nuansa tropis dengan atap rumbia dan meja-meja kayu yang menghadap langsung ke lautan biru. Angin laut yang sejuk meniup lembut, membuat suasana makan siang begitu santai dan menyenangkan. Alula membantu Alisa duduk di kursi tinggi khusus anak-anak, sementara Arga mendudukkan Arkan di sebelahnya. Bik Asih duduk tak jauh dari mereka, masih sibuk menyeka rambut basah si kembar. "Ma, aku mau nasi goreng pakai telur mata sapi," pinta Alisa dengan polos. "Aku burger, tapi tanpa sayur ya!" seru Arkan,

