Malam itu, suasana tenang menyelimuti kamar resort mewah tempat keluarga kecil itu menginap. Alula dengan lembut membacakan dongeng kesukaan si kembar, Alisa dan Arkanza. Kedua anak itu tampak sudah mulai mengantuk, kelopak mata mereka perlahan menutup, meski sesekali tangan mungil mereka masih menggenggam jari ibunya. Kamar itu hangat dan nyaman. Lampu tidur remang menciptakan suasana teduh. Alula duduk di tengah tempat tidur, menyelimuti tubuh anak-anaknya dengan selimut lembut sambil membelai rambut keduanya. Tak jauh dari sana, pintu connecting room yang menghubungkan kamar anak-anak dengan kamar utama sedikit terbuka. Arga mengintip pelan, menyaksikan pemandangan yang selalu membuat dadanya hangat: Alula dengan penuh cinta menidurkan anak-anak mereka. Ia berdiri beberapa detik tanpa

