Ruangan temaram dan pengap terlihat. Ruangan yang cukup mengerikan bagi siapapun yang melihatnya. Tak terkecuali dua orang yang baru saja masuk. Joseph dan Rosa merinding saat memasuki tempat ini. Kosong memang namun sangat mengerikan. Apalagi beberapa darah yang tergenang di lantai membuat mereka kian takut. Andrew masuk ke dalam ruangan. Ia menatap remeh kedua manusia tidak berguna di depannya ini. Tangannya sudah gatal ingin membunuh mereka namun tidak bisa. Sebenarnya ia bisa saja membunuh mereka dan berbohong pada puterinya, namun Andrew enggan melakukannya. Ia tidak akan berbohong sedikitpun pada Abby. “Andai kematianmu tidak memperngaruhi Abby maka aku tanpa ragu membiarkanmu meledak bersama mansion milikmu itu.” Andrew menyulut rokoknya. Dia duduk santai menatap kedua orang d
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


