Chapter 24

1639 Kata

Seorang gadis terduduk mengenaskan di sebuah ruangan dengan cahaya minim. Terdapat banyak luka disekujur tubuhnya. Rambut berantakan dengan pakaian kotor akan tanah dan darah. Gadis itu, Fiona. Dia benar-benar disiksa oleh anak buah Fian. Mereka tidak tanggung-tanggung dan tidak peduli bahwa yang mereka hajar adalah seorang perempuan. Pintu terbuka membuat gadis itu menoleh. Wajahnya pucat pasi mengetahui siapa yang datang. Tidak hanya satu, namun tiga orang pria masuk dengan wajah yang menyiratkan kemarahan. Saat ini juga Fiona sadar bahwa ini akhir hidupnya. “Gimana Fiona? Sakit? Seharusnya lo mikir sebelum ngelakuin sesuatu,” ujar Fian. Rahang laki-laki itu mengeras membayangkan perbuatan gadis yang menyebabkan kekasihnya terbaring di rumah sakit sekarang. “Apa hukuman gue masih kura

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN