Chapter 22

2104 Kata

Suasana ruang keluarga mansion Reeve berbeda. Hal ini dikarenakan seorang gadis tengah merajuk karena keinginannya tidak dituruti. Gadis itu menatap ketiga pria di depannya dengan kesal. Di sampingnya seorang perempuan mengelus tangannya menenangkan. Wajahnya menampilkan senyum geli melihat gadis di sampingnya merajuk begini. “Yang dikatakan kakakmu benar Abby.” “KAK SHELINE JANGAN BIKIN KESEL JUGA!!” teriak Abby. Gadis itu mencebikkan bibir kesal. Kenapa semua orang menyebalkan sekali. “Abby y-“  “Papa nggak usah ngomong sama Abby. ABBY KESEL!!” sahut Abby menghentikan ucapan Andrew. Pria paruh baya itu terkekeh geli melihat puterinya merajuk begini. Reeve dan Fian hanya duduk tenang menatap sang tuan puteri yang tengah marah. Mereka berdua sudah membulatkan tekad bahwa kali ini kei

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN