Seorang gadis berbaring telungkup di ranjang kamarnya. Kepalanya miring ke kiri menatap pantulan dirinya pada cermin rias. Tidak seluruh tubuhnya tersorot, hanya sebagian. Senyum miris muncul di wajahnya. Ia menatap punggungnya yang terbalut kaos dengan tatapan nanar. Bayangan kejadian itu terus terngiang menambah mimpi buruknya. Sosok yang dikatakan cinta pertama anak perempuan, kini mematahkan cinta itu. sosok yang digadang-gadangkan sebagai satu-satunya pria yang tidak mungkin menyakiti putrinya malah membuat luka terlalu lebar. Ayah yang sejatinya tidak mungkin membuat luka malah mengukir dengan dalam. Tuan Ramaliel, sosok ayah Abby. Pria yang selalu menjaga putrinya agar tidak mendapat sedikitpun goresan malah menggores luka separah itu. Goresan besar nan parah yang kini berada di

