Keesokan harinya. Pagi ini Fiona tampak sudah sangat rapi dan seperti hendak pergi. “Lo mau kemana? Tumben pagi-pagi udah rapi bener. Hari ini kan lo nggak ada kuliah.” “Gue mau cari angin segar doang.” “Lo nggak lupa kan nanti siang lo harus datang ke kantor gue.” “Iya gue inget. Pakek gaun kan? Dandan yang cantik kan? Ya udah kalo gitu gue minta duit.” “Kok belum apa-apa udah minta duit?” “Ya iyalah. Lo kira beli gaun pake daun? Ke salon nggak bayar pake duit? Cantik itu butuh modal zheyeng.” “Haduh dasar lo ya. Untung cinta. Nih…” Dicka memberikan beberapa lembar kertas uang. Jangan telat ya?” “Oke.” “Ya udah… Gue berangkat kerja dulu.” “Iya hati-hati suamiku sayang. Semangat kerjanya. Hehehe.” ***** Ternyata Fiona pergi ke basecamp mnemui teman-temannya. “Gimana Fi?” Tany

