Malam ini banyak mahasiswa yang sudah berkumpul di aula tempat acara pentas seni akan berlangsung. Karena acara akan segera dimulai. Semua yang akan menapilkan pertunjukan juga sedang bersiap-siap. Ada yang sedang latihan, ada yang sedang melakukan make up, dan lain sebagainya. Jarum jam tepat barada di angka 8, acara pun di mulai. Seorang MC membuka acara pada malam hari ini dan membacakan runtutan-runtutan acara yang akan berlangsung. Dicka duduk di bangku tengah bersama Radit dan Doni. Namun ada Asna yang selalu mendekat dan menempel pada Dicka. Mengusik ketenangan hidup Dicka.” “Kak Dicka jangan pulang dulu sampai acara selesai ya?” Pinta Asna. “Emang kenapa?” “Aku ada kejutan buat kak Dicka.” “Kejutan apa?” “Namanya aja kejutan kak. Ya rahasia dong. Kita lihat aja nanti.” “Tap

