23. Ikhtiar Cinta

823 Kata

Dengan ketetapan Tuhan, siang dan malam berganti. Matahari, bulan, dan bintang beriringan memberi cahayanya pada bumi. Ganjil, genap sebuah kalender pun turut berganti. Waktu terus bergerak, kaki terus melangkah, manusia perlahan berubah. Setiap hari Abi datang ke rumah sakit. Ia tidak masuk ke ruangan di mana Salwa di rawat. Pertama, dia bukan anggota keluarga. Kedua, karena Abi tidak memiliki keberanian untuk melihat gadisnya terbaring lemah di sana—dari jarak yang begitu dekat. Ia hanya berani melihat gadisnya dari balik kaca pintu. Berdiri di sana sampai tubuhnya lelah dan kakinya pegal. Sampai semua itu berhasil mengobati rasa rindu yang lama mengurung diri. Rindu yang sangat meresahkan dan menyesakkan dadanya sendiri. Hatinya tidak berhenti berdoa. Ia melabuhkan harapan pada Sang I

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN