24. Kesempatan Kedua

823 Kata

Hana tergopoh-gopoh menuruni anak tangga, ia baru saja menerima telepon dari seseorang. Sebuah berita bahagia. “Kak Salwa sadar!” katanya di depan anak-anak. Suaranya lantang, spontan semua penghuni rumah singgah menghentikan aktivitasnya. Semua mata terbelalak. Mereka merampungkan doa dan segera bersujud syukur pada Robbnya. “Terimakasih Allah!” teriak Lala, Putri dan Akib berbarengan. Lala melepas mukena-nya, mereka baru saja selesai shalat ashar berjamaah yang dipimpin oleh Akib. Hana, Abi dan Salwa mengajarkan nilai-nilai islam kepada anak-anak. Mulai dari shalat berjamaah, mengaji, hingga mendengar tausiah. “Dari sejak dini, para generasi ini harus tahu kehidupan indah yang islami.” Bergitu kata Salwa saat ia berdiskusi dengan Hana. “Rumah Sakinah tidak hanya memberi ketenangan lahi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN