“Jangan bodoh! Kita enggak bisa main asal tuduh saja. Setidaknya kita butuh satu bukti kuat, yang menunjukkan bahwa dialah orang yang meneror mbak Jasmine.” Langga memutar matanya dengan ekspresi malas. Kadang Dirga benar-benar menyebalkan, pria itu terus-menerus bertingkah seolah Langga sangat bodoh. “Aku cuma akan meninjunya sekali lalu mengatakan kalau aku tahu perbuatannya.” “Setelah itu apa?” Dirga menyahuti. Ternyata memang benar, terkadang orang yang dicap genius, bisa menjadi lebih bodoh daripada orang biasa seperti Dirga. Atau mungkin Langga tidaklah genius seperti yang orang-orang katakan. Jika dia memang genius, bagaimana dia bisa berpikiran sempit seperti itu? “Ya, aku pergi.” sahutnya cukup untuk membuat Dirga menghela napas. “Kamu pikir bakal semudah itu? Dia mungkin ak

