Jacob menyandarkan punggungnya di sandaran ranjang tidurnya. Pira itu terlihat sangat kacau, wajahnya yang berantakan terlihat jelas jika pria itu sedang banyak pikiran. Saat berada di Jakarta, Jacob selalu tidur dengan Jeje. Kenapa ia jadi merasa sepi saat melihat kamarnya yang kosong. Jacob mengacak belakang rambutnya dengan frustasi. Ia melepaskan pakaiannya lalu menuju kamar mandi untuk membersihkan diri lebih dulu. Usai membersihkan diri, Jacob memakai pakaian tidurnya lalu ia keluar dari dalam kamar dan melihat pintu kamar Jeje yang tertutup. Jacob mendekatinya. Ia menyentuh gagang pintunya lalu membukanya dengan hati-hati. Jacob melihat punggung istrinya yang sedang tertidur. Ia semakin mendekatinya. Ada rasa yang tidak bisa ia mengerti. Semua ini benar-benar membuatnya tak mene

