"Ulu, ulu ... istriku." Pernadi gemas melihat tingkah istrinya. Ia menarik tengkuk gadis kecil untuk kemudian mencium bibirnya. Aroma makanan masih sangat kental di napas Rindu. Malah mengundang gelenyar di tubuhnya. "Jalan, kak. Aku mau kabarin Erika biar tuh anak nggak merasa kehilangan." ucap Rindu setelah pria itu melepas ciumannya. "Siap kesayanganku." Pernadi mengemudikan mobil ke luar area parkir kampus. "Kita main kemana kak?" Tanya Rindu sembari mengetik pesan di ponsel untuk Erika. "Maunya kemana?" "Mall," ucapnya bersemangat. "Boleh tempat yang lain nggak?" "Mmm, kakak nggak suka ke Mall?" "Kita ke tempat lain aja. Kalau ke Mall yang ada kau malah belanja." Rindu mencebikkan bibir, memandang suaminya dengan tatapan bulan sabit. Pria ini, semenjak menikah belum per

