Suara lembut dari speaker kabin menggema. “Ladies and gentlemen, we have just landed at Toronto Pearson International Airport. Please remain seated until the seatbelt sign is turned off.” “Hadirin sekalian, kita baru saja mendarat di Bandara Internasional Toronto Pearson. Mohon tetap duduk hingga tanda sabuk pengaman dimatikan.” Lampu kabin menyala. Satu per satu penumpang bangkit untuk mengambil barang bawaan mereka yang tersimpan di kabin atas. Dialta menutup laptopnya perlahan. Gerakannya tenang, tak terburu-buru—khas seorang pria yang terbiasa memegang kendali dengan pikiran dinginnya. Ia menoleh ke samping. Sena masih terlelap. Rambut pirangnya berantakan lucu, pipinya memerah, bibirnya sedikit membuka karena tidur terlalu nyenyak. Dialta mendesis pelan. Mengingat istrinya berja

