Pintu kamar suite terbuka dengan bunyi klik halus. Begitu Sena melangkah masuk, matanya langsung terpaku. Kamar itu… terlalu mewah. Lantai marmer berkilau krem-gold memantulkan cahaya lampu hangat. Langit-langitnya dihiasi panel bertekstur kayu premium dengan lampu indirect yang lembut. Di sisi kanan, ranjang king size dengan linen putih tebal berdiri kokoh, ditata sempurna seolah baru dipersiapkan untuk pengantin baru. Ada bangku empuk di ujung ranjang, dan seperangkat handuk rapi di atas nampan kayu. Namun yang paling mencuri perhatian adalah bagian kamar mandi—yang tanpa sekat penuh. Satu bathtub besar berdiri artistik di dekat area tidur, dengan partisi kaca dan potongan mozaik metalik yang transparan separuh. Interiornya mewah… tapi privasinya jelas meragukan. Sena membelalakkan

