Sogokan yang mahal

1052 Kata

“Bukan, bukan itu maksud aku Chae. Aku cuma… mau kerja di ruanganmu saja. Jangan usir aku….” Zain seperti anak umur lima tahun yang minta di beliin permen. Dia sedikit merajuk, namun dengan tingkah yang kekanak-kanakan. Zain terlihat sangat lucu sekali. Bagaimana bisa, lelaki dewasa umur dua puluh lima, melakukan hal yang sungguh imut sekali? “Astaga, siapa yang percaya dengan apa yang kamu katakan sekarang? Kamu pria menawan, tidak mungkin melakukan hal ini hanya karena hal sepele seperti itu. Pasti kamu sudah melakukan kesalahan. Katakan, siapa selingkuhan kamu!” Chaerin ternyata masih belum percaya dengan apa yang di katakan oleh Zain. “Astaga juga, kapan aku bisa menyentuh wanita sembarangan? Kamu tanya Hendra atau Darren saja sana kalau tidak percaya. Seharian ini aku ngapain, lag

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN