Loyalty Under Fire

1283 Kata

Nick melangkah masuk ke Plaza Premium Lounge Saphire, Terminal 3. Begitu pintu kaca otomatis bergeser, vibe ruangan langsung berbeda. Tenang, classy, dan jauh dari riuhnya gate di luar sana. Aroma kopi premium bercampur dengan wangi kayu elegan bikin suasana tambah cozy. Lampu-lampu lounge memancarkan cahaya hangat, kursi kulit gelap tersusun rapi, dan beberapa tamu duduk santai dengan laptop dan ponsel. Musik jazz pelan jadi background, bikin ruangan itu berasa kayak private club di tengah bandara. Nick jalan dengan langkah mantap, seragam kaptennya tetap rapi, badge emas di d**a masih berkilau. Matanya menyapu ruangan, mencari sosok yang disebut petugas tadi. Di sudut ruangan, seorang pria paruh baya melambaikan tangan. “Captain White.” Nick mengangguk singkat, lalu terus berjalan m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN