"Selamat pagi cantik," sapa Javin pada Niswa yang tengah berada di dapur, wanita cantik itu sekilas menoleh lalu kembali fokus pada teh yang sedang ia seduh. "Abang!" tegur Niswa gemas karena tiba-tiba saja Javin mengecup pipinya, Javin malah tertawa kecil lalu membantu wanita itu memasukkan gula pasir ke dalam cangkir yang sudah Niswa siapkan. Empat cangkir yang Niswa siapkan untuk dirinya, Javin dan kedua adiknya. karena harus menetap di Solo akhirnya Attar memutuskan untuk menyewa sebuah rumah agar dirinya tidak terus berada di hotel, dan di rumah itulah sekarang Niswa berada. "Kenapa sih? Masa nyium pacar sendiri nggak boleh," jawab Javin karena mendengar protes dari sang kekasih tadi. "Bukan nggak boleh, tapi kalau ada yang lihat gimana?" kata Niswa dengan suara lirih, wanita

