Setelah menyepakati syarat yang Rachel pinta, Devan dan Rachel pun langsung mengunjungi Andre di kantornya. Biar bagaimanapun, dirinya juga terlibat dalam masalah yang menimpa Amira. Jadi, Devan ingin cepat-cepat menyelesaikan permasalahan kesalahpahaman yang terjadi di antara mereka. Andai saja pertemuan mereka tidak pernah terjadi, mungkin masalah ini tidak akan menimpa Amira. Hati Andre terasa teriris melihat wanita yang dicintainya selalu murung dan tak bersemangat untuk hidup. Ia akan melakukan segala hal agar senyum Amira kembali bersinar meskipun dia tahu, senyum Amira bukanlah untuk dirinya. "Mbak, saya mau bertemu dengan Andre!" Ucap Devan pada sekertaris Andre. "Maaf pak, apa bapak sudah membuat janji terlebih dahulu?" Ucap sekertaris Andre. "Bilang saja Rachel yang mencariny

