Tak Sebaik yang Mereka Pikirkan

2102 Kata

Amira mencoba menghubungi Andre untuk sekedar bercerita tentang semua kejadian hari ini, namun sayang. Berkali-kali Andre dihubungi tak juga satupun panggilan Amira yang diangkat oleh Andre. Mungkin Andre sudah tertidur dan handphonenya hanya di silent jadi otomatis Andre tidak dapat mengetahui jika Amira menelpon dirinya. Amira terus menangis mengetahui kenyataan pahit yang ia terima. Bisa-bisanya orang yang selama ini dia sayangi sekarang malah menuduhnya yang bukan-bukan dan membela Rachel, orang baru yang datang di rumah mereka. Tok..tok..tok.. "Amira…" Terdengar suara Robinson mengetuk pintu dan memanggil nama Amira berulang kali, namun Amira enggan untuk membukakan pintu meskipun untuk sang ayah. Saat ini yang dirinya inginkan adalah pulang ke rumahnya. Tapi, dia berpikir lagi. Ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN