Cafe yang ditempati Yura tidaklah terlalu ramai dan tentunya Yura bisa bernafas lega, dia tidak mau teralu banyak pikiran. Yura membuka akun sosial media di benda pipih persegi panjang tersebut dan membaca komentar di postingannya. Mereka berkomentar jahat. Yura menepis itu semua karena menurutnya ini akan berlalu begitu saja. Yura tidak mau menghubungi Andra kalau pun lelaki itu menghubunginya Yura tidak akan mengangkatnya. Yura masih membaca komentar jahat itu tapi makin lama pasti sakit. Dan dari kejauhan sana terlihat seseorang sedang memperhatikannya sambil tersenyum lalu menghampiri Yura. "Hai mantan!" "Fariz?" Yura kaget saat melihat mantannya itu datang menemuinya. "Iya ini Fariz mantan kamu." "Ck." Fariz tersenyum melihat Yura yang udah hampir dua tahun tidak pernah ia t

