Hubungan Andreas dengan Meggly semakin dekat. Setiap hari mereka bertemu, berangkat bersama, bahkan makan malam bersama. Andreas tidak lagi pemaksa, demi Meggly mau berangkat bersamanya. Lama-lama Andreas menemukan cara agar Meggly betah di sampingnya, yaitu dengan bersikap lembut. Meggly sendiri tidak begitu antipati dengan Andreas. Meski begitu dia tetap waspada, karena sampai sekarang dia belum tahu motif Andreas mendekatinya. Meggly juga mulai belajar membangun benteng, agar tidak sampai jatuh ke pesona Andreas dan dia sakit sendirian. “Martabak buatan Om Noel enak banget, loh.” Kalimat itu membuat Meggly mengangkat wajah, memperhatikan Andreas duduk bersandar sambil menatapnya. “Lo kenal sama pemiliknya?” Andreas lalu menyatukan kedua jari telunjuknya. “Banget. Dia sahabat papa gu

