Sarah mengamati wajah Ali yang tertidur di sofa dalam gelap malam. Sepertinya Ali sangat kelelahan, karena sepulang mereka dari rumah sakit tadi, Ali langsung merebahkan dirinya di sofa panjang dalam kamar dan tertidur. Rommy berpamitan untuk pergi selama beberapa waktu, sehingga untuk sementara Sarah tinggal di rumah Ali. Sarah menghela napas panjang. Ia tahu itu hanya alasan Ali agar dirinya bersedia pulang bersamanya. Ali belum tahu jika ingatannya sudah kembali. Air mata Sarah menetes melihat gurat lelah dan beban di wajah Ali. Tangannya terulur untuk mengusap bekas-bekas kesedihan di wajah Ali. Ia sudah mendengar banyak dari Alya dan Bang Fatih mengenai penderitaan Ali selama dirinya tak ada dan bagaimana Ali harus terpaksa menikahi Fari. Sarah tak bisa membayangkan bagaimana Ali me

