"Aarh." Fan merintih sambil mengelus bokongnya. Dia melihat pintu apartemen yang sudah ditutup rapat oleh pemiliknya. "Ternyata aslinya memang bar-bar, aku pikir dia bersikap seperti itu hanya di dalam drama," komentar Fan. Pria itu melangkah sambil masih mengelus bokongnya. Lift bergerak turun setelah Fan menekan tombol bertuliskan huruf P. Kini pria itu berada di lantai parkir. Dia langsung menuju ke mobilnya. Untuk beberapa detik Fan duduk di kursi kemudi tanpa melakukan apa-apa. Dia berpikir sejenak sebelum akhirnya memutuskan untuk mendatangi kediaman Mr. Alessandro. Sama seperti sebelumnya, Fan menemukan alamat itu melalui lokasi Reyna. Mobil melaju dengan kecepatan tinggi, keluar dari lahan parkir apartemen. Fan memacu kecepatan, berpikir dirinya bisa cepat sampai. Namun bukann

