*Lian POV* Sejak kejadian beberapa waktu lalu. Hubunganku dengan Kak Davino makin membaik. Sikap posesifnya juga kembali muncul kepadaku. Apa aku masih merasa perasaan lain saat Kak Davino memperlakukan aku dengan manis? Jawabannya tentu saja iya, tapi aku hanya ingin menikmatinya saja. Mungkin lebih baik seperti ini. Aku tidur dan bangun sesuai jadwal, sehingga aku bisa memasak untuk Kakak tersayangku itu. Kebetulan tugas kuliah juga belum banyak karena ini masih bulan-bulan awal perkuliahan, jadi aku masih sempat mengurus laki-laki kesayanganku itu. Salah satunya membuat sarapan untuknya. Seperti pagi ini, aku memasak bakwan jagung, telur mata sapi, dan sayur sop. Setelah menata seluruh masakanku, aku melirik jam di pergelangan tanganku. Ini hampir jam delapan pagi dan Kak Davino bel

