*Author's POV* Lian berjalan menuju meja yang sudah di reservasi atas namanya. Pemandangan kota Manhattan terlihat indah dari rooftop bar yang berada di lantai lima puluh empat sebuah gedung di New York. Beruntungnya ia tidak kehabisan tempat saat tadi melakukan reservasi. Maklum saja, bar ini sangat terkenal dan merupakan salah satu tempat yang sangat ingin dikunjungi oleh Lian dan Laurel. Walaupun usul tempat ini sangat di tolak keras oleh Tania dengan alasan keuangan, tapi baik Lian dan Laurel bilang, mereka yang akan mentraktir Tania untuk malam ini. Baru beberapa menit duduk, suara Laurel yang khas membuat Lian mengalihkan pandangannya dari buku menu ke arah sahabatnya itu. "LIIIAAANNN!!" Laurel sedikit berlari lalu mengecup pipi Lian bertubi-tubi. Lian tergelak karena kegelian. "

