Dua Puluh Satu

2016 Kata

Lian telah usai mengikuti perkuliahan siang ini. Diliriknya jam di pergelangan tangannya yang menunjukkan pukul dua siang. Perutnya sangat lapar dan beruntungnya ada kedai makanan jepang di depan kampusnya. Sebagai orang Indonesia sejati, nasi tetaplah penyelamat saat perutnya kelaparan. Lian memilih Shrimp Bowl untuk makanannya siang ini. Saat Lian mengecek ponselnya setelah memesan makanannya, gadis itu merasa ada yang duduk di hadapannya hingga dengan cepat matanya mengalihkan perhatiannya pada dua orang dihadapannya. Betapa terkejutnya ia mendapati sosok sepasang kekasih dihadapannya dengan senyuman yang sudah mengembang . Dia tak menyangka akan bertemu Laurel dan Trevor di kedai itu. "Reeeelll... Kok lo disini?!" Lian memekik girang menemukan sahabat tercintanya ada dihadapannya. "

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN