Chapter 16-Get Over It!

2511 Kata

Satu jam sebelum keberangkatan Ine...   Di meja makan, Ine menyantap sarapannya dengan wajah datar. Gadis itu hanya diam dan mengunyah roti tawar dengan selai cokelatnya tanpa ada niat untuk ikut menyumbang obrolan. Melihat anak gadisnya hanya diam saja, dengan tatapan kosong yang terarah ke meja makan, membuat Arsyad dan Suchi saling tatap. Keduanya menghembuskan napas panjang.             “Sayang...,” panggil Arsyad lembut, membuat Ine mengangkat wajah dan menatap Ayahnya. Melihat Arsyad yang tersenyum lembut dan menatapnya dengan iba, membuat Ine mengerutkan kening. Tatapannya kemudian beralih ke arah Bundanya. Wanita cantik itu juga memberikan tatapan dan senyuman yang sama, seperti yang diberikan oleh Ayahnya. “Kamu lagi mikirin apa, Nak?”             “Hmm?” Ine hanya bisa menggum

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN